GoPresent – Upaya penanganan dampak banjir terus dilakukan oleh YR Team dengan menggandeng penambang lokal untuk melakukan normalisasi sungai. Kegiatan ini telah berlangsung selama kurang lebih tiga minggu, dengan memanfaatkan alat berat guna mempercepat proses pengerjaan.
Normalisasi sungai tersebut difokuskan pada pengerukan material sedimentasi, pelebaran alur sungai, serta penataan bantaran guna memperlancar aliran air, dan pembuatan tanggul sementara. Langkah ini dinilai penting untuk meminimalisir potensi luapan air saat curah hujan tinggi.
Koordinator YR Team, Zufrin Harun, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan penambang lokal menjadi bagian dari upaya bersama dalam menangani persoalan lingkungan, khususnya pasca banjir yang sempat melanda wilayah tersebut.
“Selama kurang lebih tiga minggu ini, kami bersama penambang lokal terus bekerja melakukan normalisasi sungai. Kami menggunakan alat berat agar pekerjaan lebih efektif dan hasilnya maksimal,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).
Selain mempercepat proses pengerjaan, keterlibatan penambang lokal juga dinilai memberikan dampak positif dalam membangun kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kondisi sungai.
Masyarakat setempat pun menyambut baik langkah tersebut. Salah seorang warga, Ubo Batiti, berharap normalisasi yang dilakukan dapat menjadi solusi jangka pendek dalam mengurangi risiko banjir, sembari menunggu realisasi pembangunan infrastruktur penanganan banjir yang lebih permanen.
“Sejak awal kolaborasi penambang lokal untuk menangani banjir memang sudah dilakukan. Kami masih berharap penanganan banjir akan dilakukan secara permanen oleh pemerintah,” tuturnya.
Hingga saat ini, proses normalisasi masih terus berlangsung dengan harapan dapat segera rampung dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar aliran sungai. (rik)












