GoPresent – Seorang perempuan berinisial IT(24) diduga menjadi korban kekerasan yang dilakukan oleh seorang waria bernama Jubari Noho alias Wanda di salah satu salon di Desa Marisa Utara, Kabupaten Pohuwato. Keduanya merupakan rekan kerja di salon tersebut. IT sebagai kasir, dan Wanda sebagai penata rambut.
Kejadian bermula pada pukul 21.00, Jumat 26 Desember 2025. Saat itu IT memberikan harga 200 ribu rupiah kepada salah satu costumer saat setelah mewarnai rambut. Harga tersebut dinilai Wanda terlalu murah dan tidak sesuai dengan harga salon. Padahal, kata IT, harga 200 ribu memang sudah menjadi ketentuan salon.
“Biasa harga salon itu kalau satu kali bleaching itu dia 150 ribu, kalau dobel warna itu 200. Tadi malam saya ditegur, kenapa kasih harga begitu, saya bilang bahwa itu kan memang sudah harga salon,” kata IT saat di wawancarai awak media ini.
Sontak hal itupun membuat Wanda naik pitam dan mengeluarkan kata-kata kasar pada IT. Tak hanya itu, Wanda bahkan diduga melakukan kekerasan fisik pada IT.
“Dia langsung maki-maki saya. Meskipun saya sudah tawarkan mau ganti yang 50 ribu itu. Awalnya dia menampar saya, terus dilempar pakai sisir yang mengenai wajah saya. Terus saya ditendang,” kata IT.
Dugaan kekerasan yang dilakukan wanda diperkuat dengan berdarnya rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi kekerasan yang dilakukan Wanda kepada IT. Dalam rekaman itu jelas memperlihatkan bahwa Wanda sempat membanting IT hingga jatuh ke lantai.
“Saya mengalami memar-memar di bagian badan dan kaki saya bengkak,” tandas IT.
Hingga kini, IT belum melakukan pelaporan di Polres Pohuwato karena masih menunggu pihak keluarganya datang. (rik)













