GoPresent – Komitmen mendukung perkembangan olahraga elektronik (Esports) di kalangan generasi muda Pohuwato kembali ditunjukkan Vanjura Tim melalui penyelenggaraan Turnamen offline vanjura season 1.
Tidak tanggung-tanggung, pada turnamen yang digelar dalam Dua hari itu mempertemukan 24 tim. Dan bukan hanya diikuti regional Pohuwato melainkan ada yang dari Kota Gorontalo hingga Moutong Provinsi Sulawesi Tengah.
Ziad Lahay Ketua Panitia Turnamen offline vanjura season 1 menjelaskan, iven tersebut digelar bertujuan untuk menyeleksi tim yang akan mewakili Vanjura dalam ajang besar kedepannya.
“Ke depan rencananya akan ada iven Esports Bupati Cup, Olehnya melalui turnamen ini kami mencari bibit bibit atlet terbaik yang dapat mewakili Vanjura Tim,”ungkapnya
Selanjutnya, dijelaskan Ziad, para atlet yang ada khusunya di Kabupaten Pohuwato sangat merindukan adanya turnamen-turnamen Esports besar yang sudah lama tidak digelar.
Ziad menambahkan, rencana Bupati Cup itu dapat terlaksana agar kerinduan para atlit Esports di Pohuwato dapat terobati.
“Selama ini turnamen hanya berputar di Bola Kaki dan Otomotif seperti drag dan Road Race, Kami berharap Pemerintah juga dapat menggelar iven Esports untuk para atlet yang ada di Kabupaten Pohuwato,”pungkasnya
Sementara itu, selain mendapatkan pengalaman bertanding dalam atmosfer kompetitif yang menjunjung tinggi sportivitas dan fair play Turnamen offline vanjura season 1. Para tim juga memperebutkan hadiah berupa uang tunai, trophy dan sertifikat.
Ziad juga berharap, melalui turnamen tersebut Esports semakin diterima sebagai cabang olahraga prestasi yang mampu membuka peluang karier bagi generasi muda.
“Bagi kami turnamen ini juga menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem Esports yang sehat, kompetitif, dan berkelanjutan di tingkat daerah,” pungkasnya












